Pagi-pagi buta itu Ia menyiapkan segala kudapan Dengan mata nanar ia menempatkan …
SELENGKAPNYA»Sayang, bolehkah kiranya aku bertanya; Ingatkah berapa kali kita mendaki waktu Ke…
SELENGKAPNYA»Tuhan, Palestina Jangan Telungkup Pagi itu, aku duduk menelan aroma pagi yang men…
SELENGKAPNYA»Darah-Darah Suci Kawan, lihatlah! Tak ada lagi anak-anak kian kemari, bermain sa…
SELENGKAPNYA»Kujabarkan Aljabar Muridku, jika kau mau kuberikan apa yang aku punya sedikit…
SELENGKAPNYA»Indonesia dalam Lukisan Bentangan alam terhampar luas, udara jingga berhembus beb…
SELENGKAPNYA»Duplikasi Lihat! Bila mengukir saja kau terbata-bata, Bagaimana karya kriya? Pa…
SELENGKAPNYA»Lukisan Hujan di Bawah Awan Bermula kisah dari hisapan angin menghirup letupan-…
SELENGKAPNYA»
Seorang buruh tulis yang terlahir dari keluarga petani. Pernah bercita-cita menjadi qori, pelukis, dan seorang pendidik, kemudian terdampar di perantauan sebagai perangkai kata untuk penyambung nyawa dari masa ke masa. Kini aku, belum menjadi siapa-siapa. Tapi aku bangga menjadi anak petani.