Lukisan Hujan di Bawah Awan



Lukisan Hujan di Bawah Awan

Bermula kisah dari hisapan angin
menghirup letupan-letupan embun di pucuk daun
membawa akidah sarat makna.

Ini, sudah hukum alam dibuat-Nya,
diatur sedemikian rupa, tak sepatah kata pun meletup.
tanpa penyangga di tapal batas,
antara bumi dan langit.

Adegan demi adegan Tuhan lakukan demi makhluk-Nya.
Awan bergumul, ayat demi ayat dibacakan,
tinta, pewarna ditaburkan dalam sejagat.

Angin berhempus dari segala arah,
tanpa kompas tahu tujuan.
Matahari meredup, gemericing sinar mulai sayup.
Langit pekat, bumi gemetar, petir memancar sinar,
mohon sembah tuan bumi.

Manusia cemas. Menanti dengan girangnya bermunajat,
Ibarat cinta dalam peraduan; Ya, Tuhan. Nama-Mu kusebut,
atas syukur yang Kau taburkan. Sujud sembah,
Engkau Sang Maha Pemurah.

Hikayat hujan membawa rahmat,
seni Tuhan; sebelum turun awan terkubur dalam gelap,
dihentak topan dengan garang, mengajar kesabaran.
Kau! Hanya penghuni bumi,
Syukuri! Sebelum mati.

Air Tawar, Oktober 2013
Share:

No comments:

Post a Comment

Biasakan Tinggalkan Komentar Setelah Baca. Terima Kasih !

TERKINI

POPULER

Ragam

TERKINI