Mengapa Harus Sistem Kekeluargaan?


            Memang, di dunia ini begitu banyak sistem yang kita temui. Begitu pula dengan jenjang pendidikan di perguruan tinggi. Terserah kita mau memakai dan memasuki sistem yang mana. Demi hidupnya sebuah instansi maupun organisasi, semua bebas memilih sesuai kesepakatan bersama. Asalkan saja, organisasi yang
sedang dijalani bisa eksis, dikenal, tentunya anggotanya bisa senasib sepenanggungan.
Selama ini sangat banyak yang salah mengartikan arti dari kekeluargaan. Tidak jarang adakala sistem yang dibentuk tidak sesuai dengan kenyataannya. Misalnya saja sistem kekeluargaan, yang diharapkan bisa lebih memiliki hidup seperasaian jo sepenanggungan. Namun, dalam kesehariannya tidak nampak adanya kekeluargaan tadi, yang sukses tetap sukses, yang lengang tetap dilengahkan. Apakah ini yang dinamakan kekeluargaan?? Hal ini tentu harus diperjelas sistem kekeluargaannya seperti apa.
Sistem kekeluargaan sebenarnya bagus, walaupun disamping itu juga banyak kelemahan yang ditemui. Bukan sistemnya yang lemah, namun orang-orang yang berada dilingkungannya yang membuat kelemahan tersebut. Misalnya saja, apabila kita menerapkan sistem kekeluargaan tentu sistem bawahan dan atasan semakin jauh. Bahkan karena terlalu akrab dengan adanya sistem kekeluargaan tadi, bisa saja kewajiban yang dipikul semakin lalai dilaksanakan. Kadang tidak bisa mandiri, karena terbiasa dilakukan secara keluarga, sehingga enggan melaksanakannya sendiri.
Nah, yang lebih parah lagi, mengaku menerapkan kekeluargaan, namun kenyataannya tidak demikian. Setiap orang-orang yang berada di dalamnya memiliki prinsip yang berbeda. Jika memang sebagai layaknya sebuah keluarga, bukankah perbedaan itu harus dirangkul agar bisa menyatu penuh kenyamanan dalam sebuah keluarga, namun tidak sedikit yang mengucilkan perbedaan tersebut. Jadi dari sanalah kita harus memilih, sikap dan sistem apa yang patut kita jalani, supaya tidak salah kaprah dari “kekeluargaan”.
Wahyu Saputra
Mahasiswa Bahasa dan Sastra Inonesia FBS UNP, TM 2008



Share:

No comments:

Post a Comment

Biasakan Tinggalkan Komentar Setelah Baca. Terima Kasih !

TERKINI

POPULER

Ragam

TERKINI