Pemertahanan, Pergeseran, dan Kepunahan Bahasa

A. Pemertahanan Bahasa
Pemertahanan bahasa merupakan bahasa yang tetap dipertahankan dari bahasa yang telah tegeser. Penyebab pemertahanan bahasa yaitu:
1.      Daerahnya terisolasi sehingga sulit untuk memasukinya oleh masyarakat.
2.      Adanya toleransi dari masyarakat mayoritas (terpencil, kesukuan, dan kepercayaan).
3.      Laoyalitas penutur asli sangat tinggi.
4.      Tetap bisa menjaga kesinambungan bahasa (seimbang).
      B. Pergeseran Bahasa
Pergeseran bahasa merupakan bergesernya suatu bahasa minimal pada tiga generasi (100 tahun) yang bersifat kelompok, bukan individual. Penyebab terjadinya pergeseran bahasa yaitu:
1.      Adanya bahasa lain yang lebih dominan secara sosial, (misalnya bahasa Cina di daerah Minangkabau).
2.      Adanya mobilitas penduduk secara besar-besaran (perpindahan penduduk).
3.      Perkembangan suatu bahasa sebagai lingua pranca, (misalnya bahasa Inggris digunakan dalam tes pekerjaan).
4.      Penggunaan bahasa karena kebutuhan otoritas (kekuasaan).   
      C. Kepunahan Bahasa
Kepunahan bahasa merupakan bahasa pada suatu bangsa sudah ditinggalkan oleh penuturnya sehingga tidak memiliki vitalitas lagi. Penyebab kepunahan bahasa yaitu:
1.      Adanya keberagaman bahasa.
2.      Pemerintah tidak mendukung semua bahasa sehingga kemungkinan bahasa tersebut akan punah.
3.      Terjadinya penjajahan.
4.      Bahasa itu ditinggalkan sendiri oleh penuturnya karena timbunya kebosanan.
5.      Terjadinya bencana alam.
6.      Adanya dominasi bahasa secara universal.
Share:

BAHASA DAN MASYARAKAT


1.  Pengertian Bahasa
Suatu alat komunikasi yang digunakan manusia untuk berinteraksi antar sesama. Hal itu disebabkan bahasa memiliki hakikat sebagai berikut:
a.       Memiliki Sistem
Bahasa terdiri dari komponen yang berhubungan secara fungsional. Contoh: fonem, morfem, sintaksis, semantik, dan pragmatik.
b.      Sebagai Lambang
Bahasa yang dihasilkan melambangkan sesuatu, seperti keadaan, benda maupun kejadian.
c.       Sistem yang Arbitrer
Tidak ada hubungan wajib antara lambang bahasa dengan konsep dari lambang tersebut.
d.      Sistem Bunyi
Merupakan ujaran yang dihasilkan oleh alat ucap manusia uang memiliki makna.
e.       Manusia
Bahasa hanya dimiliki oleh manusia dan tidak dimiliki oleh mahkluk hidup lainnya.
      2. Pengertian Masyarakat
Sekumpulan orang-orang yang memiliki tujuan yang sama.
      3. Hubungan Bahasa dan Masyarakat
Masyarakat bahasa merupakan sekumpulan orang yang memiliki tujuan yang sama, latar belakang budaya yang, bahasa yang sama dan tempat tertentu.
Bahasa dan masyarakat memang memiliki hubungan yang erat, tanpa bahasa masyarakat tidak bisa berbuat apa-apa, sehingga tidak dapat berinteraksi antar sesama, egitu juga dengan masyarakat, tanpa masyarakat bahasa tidak ada gunanya karena tidak ada penuturnya.
Share:

Hubungan Sosiolinguistik dan Linguistik

Hubungan Sosiolinguistik dan Linguistik

            Linguistik secara umum, merupakan ilmu yang mengkaji tentang bahasa sebagai objek kajiannya. Berasal dari kata lingua (Latin) artinya bahasa. Istilah dalam linguistik, parole (ujaran), lingue (bahasa tertentu), language (bahasa secara umum), poliglot (banyak bahasa), monoglot (satu bahasa), linguis (pakar bahasa).
A.    Aliran dalam Linguistik
1.      Aliran Tradisional
Aliran yang didasari atas analisis makna dan tidak memperhatikan hierarki dalam bahasa sehingga batas antara satuan gramatik tidak jelas.
Contoh:
Atap itu tinggi
Ali meninggikan atap jemuran
(Sama-sama mengatakan kata sifat)
2.      Aliran Struktural
Aliran yang mengkaji bahasa daeri segi strukturnya. Struktur yang dimaksud yaitu struktur luar, sehingga terciptanya kata terbuka dan tertutup.
Contoh:

Sapi itu memakan rumput.
terbuka                                                       tertutup
3.      Aliran Praha
Menekankan kepada fonem sehingga membedakan antara fonetik dengan fonologis. Fonetik yaitu mempelajari bunyi bahasa, sedangkan fonologi yaitu mempelajari fungsi bahasa. Oleh sebab itu, mengharuskan adanya pasangan minimal.
Contoh:

Sapi             /s/, /a/, /p/, /i/ (fonem)

Sapi             siap, isap (pasangan minimal/fonem)
4.      Aliran Transformasi
Setiap manusia menggunakan bahasa yang tercermin dalam kalimat-kalimat, oleh sebab itu ada struktur lahir dan struktur batin (bersifat heterogen).
Contoh:
Jeki membenci Jiki (struktur lahirnya berbeda)
Jiki dibenci Jeki (struktur batinnya sama)
5.      Aliran Semantik-Generatif
Setiap manusia menggunakan bahasa yang tercermin dalam kalimat-kalimat, oleh sebab itu ada struktur lahir dan struktur batin (bersifat homogen).
Contoh:
Jeki membenci Jiki (tidak perlu menciptakan kalimat baru).

B.     Ruang Lingkup Kajian Linguistik
1.    Berdasarkan Objek Kajiannya
a.       Linguistik Mikro, yaitu mengkaji internal bahasa. Contoh: fonologi, morfologi, sintaksis, semantik, dll.
b.      Linguistik Makro, yaitu mengkaji eksternal bahasa. Contoh: sosiolinguistik, psikolinguistik, dll.
2.    Berdasarkan Tujuan Kajiannya
a.       Linguistik Teoretis, yaitu berusaha menemukan atau mencari teori-teori terbaru tentang bahasa.
b.      Lenguistik Terapan, yaitu berusaha menerapkan teori-teori linguistik. Contoh: membuat kamus, buku, dll.
3.    Berdasarkan Perkembangan Kajiannya
a.       Linguistik Sejarah, yaitu mengkaji perkembangan dan perubahan suatu bahasa atau sejumlah bahasa baik dibandingkan ataupun tidak (membandingkan).
b.      Sejarah Linguistik, yaitu mengkaji perkembangan ilmu linguistik baik tokoh amupun ajarannya.

C.    Linguistik Murni dan Linguistik Terapan
1.      Linguistik Murni
Disiplin ilmu yang membahas hakikat internal bahasa. Contoh: fonologi, morfologi, sintaksis, dan leksikon.
2.      Linguistik Terapan
Disiplin ilmu yang menelaah hakikat bahasa secara internal dan eksternal. Contoh: sosiolinguistik, psikolinguistik, semantik, pragmatik.

D.    Sosiolinguistik dan Kajian Interdisipliner
1.      Sosioloinguistik
a.       Menurut para ahli:
a)    Nancy Parrot Hickerson
Perpaduan antara linguistik dan sosiolinguistik yang memberi tekanan hubungan antara bahasa dan pemakainya.
b)   Joshua A. Fishman
Ilmu yang mempelajari ciri dan berbagai variasi bahasa serta hubungan antara bahasawan dengan ciri variasi bahasa tersebut.
c)    G.E. Booy, J.G. Kerstens H.J. Verkuyl
Cabang linguistik yang mempelajari faktor-faktor sosial yang berperan dalam pemakaian bahasa dan pergaulan.
b.      Kesimpulan
Jadi sosiolinguistik merupakan suatu cabang linguistik yang mementingkan pemakaian bahasa individu dalam konteks sosialnya.
2.      Kajian Interdisipliner
Sosiolinguistik merupakan penggabungan dua disiplin ilmu, yakni sosiologi dan linguistik. Linguistik mengkaji bahasa sedangkan sosiologi mengkaji manusia dalam masyarakat. Oleh sebab itu sosiolinguistik termasuk kajian interdisipliner, karena menggunakan dua bidang ilmu yang berbeda.
Share:

Belaianmu Mak


mak…
untaian kata ini kusajikan
pengganti lisan jika tidak bertemu
cemas, semakin siang semakin terang
apalagi malam akan datang
maafkan aku

mak…

aku tahu, perihnya matamu

menahan kantuk tuk menjagaku di masa itu
mengais setitik harapan demi cita-cita anakmu

walau aku bertingkah hingga bola mata itu membasah

mak…

terima kasih belaianmu
hanya do’a kupersembahkan
pada Tuhan kita yang agung

                                                          (7 Juni’10)
Share:

Tanganmu Abah


      Abah…
engkaulah mutiara hati
kulukis bayangmu di kanvas rembulan
ku tulis air matamu di atas selembar kertas
untuk mengenang setiap tetes peluh
yang mengucur deras dari tubuh
demi cita-cita, cintaku di esok hari              

      Abah…
kau sosok laki-laki mulia
menapaki jejak berduri di pagi sunyi
ragamu bergelut dengan terik mentari
mengais rezeki dari pohon-pohon karet
berbekal semangat pagi hingga senja
di tanganmu rekezi itu berada
      
     Abah…
sungguh mulia jasa-jasamu
kau sosok jiwa penyabar
kan ku torehkan namamu dalam ucapan hati
kan ku rangkul nasihatmu dalam detak langkah
kan ku ingat pengorbananmu dalam bait-bait do’a
kan ku kejar cita-cita itu untukmu
sebagai terima kasihku
                       
                                                (5 Juni’10)

Share:

Puisi Panggilan Hati


BENING CINTAKU

Oh...rembulan
walau kataku
kau  karam di lautan rasa
kasihku takkan hilang
Keyakinan ku  tak terbeli
Oleh ribuan hari-hari penantian hati

Walau sentuhku
Terhalang  terumbu karang
Ombak rinduku takkan berkurang
Ku hanya ingin bertatap
Walau hanya sekejap

Walau rayuku
Kau jadikan angin lalu
Ku tetap tegar menunggu
Aku kan menantimu

Walau mungkin, aku tak akan memilikimu
Kan kususuri hidup, walau tertatih seorang diri
Kau tetap di sana, diami sudut damai hati
Putih suci, Bening cinta

                                                (5 Juni’10)


PUDAR


wahai misteri jiwa
dimanakah kau berlabuh
apa alur yang kau tempuh
mengapa kini kian sunyi
tertunduk lumpuh

namamu nyaris tak terbaca
suaramu nyaris tak terdengar
kemana semangat yang dulu berkobar
dimana suara yang dulu berteriak lantang
apakah kau sembunyi di tebing-tebing jurang
tak ku kenal

wajahmu keras bagai besi
merah panas terbakar
kini luntur berdebu tersapu hujan
pengecut, sungguh pengecut
berbadan kekar semangat layu
lunglai bagai bunga putri malu

(8 April’10)
Share:

Puisi Tentang "Aku"


AKU BUKAN SIAPA-SIAPA

Aku bukan siapa-siapa
Aku bukan seorang pelukis..........
yang bisa melukis wajahmu seindah dunia
Aku bukan penyair........
yang bisa melantunkan kata-kata dengan puitis
Aku bukan musisi......
yang bisa menyampaikan pesan lewat suara
Tetapi aku........
Aku hanyalah manusia biasa
yang selalu mengisi hari-harimu
Dengan senandung cerita-cerita Cinta

(28 Oktober’09)


KU  AKU

ku, aku
siapakah aku
ku belumlah tentu aku
kadang aku tetap aku
bilakah aku jadi aku
ku tak tahu tentang aku
ku bingung tentang aku
ku selalu memikirkan aku

ku ingin jadi aku
ku bertekad untuk aku
ku selalu aku
ku aku
tetap aku   
                 
 (10 April’10)

Share:

TERKINI

POPULER

Ragam

TERKINI